| Ketua komunitas kopi hitam qodarian pratomo mengungkapkan rasa kekecewaan terhadap Mantan bupati subang ruhimat |
Jejakinvestigasi.id | Subang - Mantan Bupati Subang Ruhimat Saat Menjabat Bupati, menuai kontra dikalangan tokoh Pemuda diduga pada saat menjabat dirinya jarang mengunakan ruang Kerja. Kamis (21/12/2023)
Ketua komunitas kopi hitam qodarian pratomo mengungkapkan rasa kekecewaan terhadap mantan bupati subang ruhimat pada awak media Jejakinvestigasi, saat dirinya menjabat Bupati kemarin, jarang sekali mengunakan ruang kerja, dan lebih banyak aktifitas kedinasan dirumah dinasnya sampai jabatan Periode 2018-2023 berakhir kemarin di ganti PJ." Tuturnya.
Hal ini menjadi pertanyaan bagi saya, kenapa selalu menggunakan rumah dinas kan tau sendiri kalo rumah dinas dijaga ketat oleh pengamanan sehingga kita tidak pernah tau tentang apa yang dikerjakan bupati didalam sana."Ungkap Pram pratomo pada Awak media Jejakinvestigasi.id
Masih menurut pram pratomo qodarian kita masyarakat tidak tau setiap harinya mantan bupati bertemu dengan siapa karna selain dijaga ketat juga tertutup patut saya mencurigai diduga sering banyak orang orang yang memiliki kepentingan yang datang kesana bisa jadi dikalangan pengusaha bisa juga ASN yang memiliki kepentingan minta naik golongan dan jabatan.
Sangat disayangkan ruang kerja bupati yang jarang digunakan padahal pasilitas disana kumplit dan setiap tahun nya selalu ada anggaran perbaikan dan pemeliharaan kan percuma diperbaiki kalo ga pernah diisi yang namaya bangunan kalo sering dikosongkan yang pasti kumuh dan cepat rusak.
Sebagai masyarakat subang saya berharap kepada Pj bupati subang yang sekarang dr .Drs.imran ,M.SI,MA.Cd selama kepimpinannya menjadi pj bupati selalu menggunakan pasilitas ruang kerja bupati demi menjaga tuduhan yang kurang baik dari masyarakat subang.Pungkas Pramono
Liputan:
Kepala Biro Subang
(Novian Maulana/Obet)











