Jejakinvestigasi.id | Majalengka - Pentingnya peran media di setiap tahapan pemilu 2024, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Majalengka gelar silaturahmi dengan awak media.
Gelaran tersebut dilaksanakan di Kantor Bawaslu Kabupaten Majalengka, Jl. Letkol Abdul Gani No.7 Majalengka Kulon. Jumat, (22/12/23) siang.
Di hadapan para awak media yang tergabung dalam beberapa organisasi wartawan menyampaikan beberapa hal penting.
Diantaranya tentang pengawasan tahapan-tahapan Pemilu 2024 dan capaian pengawasan Bawaslu Majalengka.
“Kita akan menyampaikan kerja-kerja pengawasan yang pertama adalah terkait tahapan kampanye, kemudian tahapan logistik dan tahapan pemutakhiran data,” ucap Ketua Bawaslu Majalengka, Dede Rosada, S.Pd.
Dikatakan Dede, saat ini tahapan kampanye sudah berjalan sekitar 25 hari.
Dalam kurun waktu tersebut, kata Dede, tercatat sudah 404 kali kampanye telah dilakukan oleh para peserta pemilu yang tersebar di 26 Kecamatan se-Kabupaten Majalengka.
Sejauh ini, sambungnya, baru ada satu laporan dugaan pelanggaran kampanye, yaitu perusakan Alat Peraga Kampanye (APK) yang terjadi di Kecamatan Jatitujuh.
Pada kesempatan itu juga, Ketua Bawaslu ada hal yang tidak kalah penting yakni pengawasan pemuktahiran data pemilih.
"Penting sekali saya kira, terkait kita melaksanakan pengawasan pemutakhiran data pemilih, terutama sekarang yang lagi berjalan itu adalah Daftar Pemilih Tambahan (DPT),” terangnya.
Daftar pemilih tambahan ini, sambung Dede, adalah pemilih yang akan pindah memilih. Saat ini baru terdata sekitar 1.642 orang daftar pemilih tambahan.
Dimana yang pindah masuk terdapat 928 orang, sementara yang pindah keluar sebanyak 713 orang.
"Ada tiga alasan, mengapa mereka pindah memilih.
Yang pertama karena pindah domisili, kedua menjadi tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) dan yang ketiga karena alasan pindah pekerjaan" jelasnya.
Selain itu, terdapat Daftar Pemilih Khusus (DPK)/di luar DPT sebanyak 29 orang, dimana DPK tersebut saat memilih akan menggunakan KTP.
Masih menurut Dede, data tersebut ada kemungkinan bisa bertambah. Sebab pengalaman pada pemilu sebelumnya terdapat DPK hampir 9 ribu orang.
Selain menjelaskan terkait pengawasan tahapan kampanye dan pemuktahiran data, ia juga menerangkan terkait pengawasan tahapan logistik.
“Kita baru selesai tadi siang sekitar jam 11 baru selesai melakukan pengawasan datangnya logistik surat suara untuk pemilu DPRD Kabupaten Majalengka".
"Kita menyaksikan surat suara sejumlah 1.020.654 surat suara, itu termasuk surat suara cadangan sebanyak 21,897" paparnya.
Untuk surat suara DPRD Provinsi dan Pusat, lanjutnya, masih dalam proses pengiriman dari percetakan yang berada di kota Solo, Jawa Tengah. (Red)*











