Jejakinvestigasi.id | Subang – PT Pupuk Indonesia (Persero) melalui anak usahanya Pupuk Kujang Cikampek sedang memperkuat ekosistem petani tebu di Jawa Barat.
Melalui Program Makmur, petani tebu ditargetkan bisa meningkatkan keuntungan dan lebih sejahtera.
Demi menyokong rencana tersebut, Pupuk Kujang membuat pupuk NPK khusus tebu untuk memudahkan petani.
Maryadi, Direktur Utama Pupuk Kujang menuturkan, NPK Tebu Pupuk Kujang memiliki formula 21-9-15+S+Zn.
“NPK tebu Kujang memiliki kandungan nitrogen (21) fosfor (9) dan kalium (15). Di NPK tersebut, kami juga menambahkan sulfur (S) dan seng (Zn),” ujar Maryadi.
Formula pupuk tebu kami buat berdasarkan hasil riset. Dengan menambahkan sulfur dan seng, tebu bisa tumbuh lebih maksimal, berbatang jangkung hingga rendemen gula menjadi lebih banyak,” Maryadi menambahkan.
Di Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Program Makmur berhasil meningkatkan produktivitas tebu.
Jika biasanya rata-rata panen petani sebanyak 70 ton per hektare, saat panen raya pada Senin (15/8/2022), panen petani menjadi 104 ton per hektar atau mengalami peningkatan 73 persen.
Dengan keberhasilan ini, Nugroho berharap petani tebu lainnya dapat bergabung dalam program Makmur sehingga bisa mendapatkan pendampingan dan meningkatkan produktivitas tanamannya.
Melalui program Makmur, Pupuk Indonesia mendukung peningkatan produktivitas tanaman tebu dengan komitmen untuk memastikan ketersediaan pupuk yang dibutuhkan serta turut mengawal budidaya tebu. Hal ini dilakukan untuk mewujudkan swasembada gula,” demikian ungkap Nugroho saat mengikuti panen tebu bersama Pupuk Kujang Cikampek dan ID FOOD, Senin (15/8/2022).
Dengan peningkatan produktivitas ini, lebih lanjut Nugroho mengungkapkan bahwa keuntungan para petani tebu pun mengalami peningkatan 271% yaitu dari 7,06 juta per hektar menjadi Rp 26,2 juta per hektar.
“Hal ini tidak lepas dari peran semua pemangku kepentingan yang terlibat dalam ekosistem Makmur. Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung program Makmur ini sehingga dapat berjalan baik,” tutur Nugroho.
Reporter:
(Sugiarto/Hendra Cipta)











