Kepada awak media
Inisiator Forum Seni Mantra Siliwangi Abah Geri yang juga aktif mengurus Sanggar Seni Gema Parachiyangan, menjelaskan.
"Dalam momen ini, kami yang sama-sama terlibat dalam pembentukan forum di Majalengka Utara ini.
Menjadi ruang ekspresi yang rutin dan berkelanjutan berkonsep sederhana, silaturahmi dalam karya, turut merawat kondusifitas kerja, mengembalikan kesenian kepada masyarakatnya sembari memanfaatkan ruang publik, serta menggali potensi seni budaya di lingkungan karyawan pabrik adalah salah satu visi dan misi dari forum yang akan menggelar panggung ruang publik secara rutin di wilayah masyarakat industri majalengka utara ini.
Karena bagaimanapun perubahan jaman dan pembangunan adalah keniscayaan seperti fenomena yang terjadi di daerah Majalengka Utara, bila kita tidak mengambil ruang dan peranan, maka bersiaplah menjadi penonton di tanah sendiri termasuk di bidang seni budaya" jelas pria paruh baya yang akrab disapa Abah Geri.
"Kami berjuang bersama selaku Inisiator Forum Seni Mantra Siliwangi diantaranya, Bpk. Dedi (Wadanramil Ligung), saya sendiri Abah Geri (Sanggar Seni Gema Parachiyangan), Nursyamsi Aji (Sanggar Seni Gema Parachiyangan), Azzida (Padepokan Kumpay Kuning Putera) juga Ocky Sandi (Lab. Aktor Majalengka).
Semoga kita makin bersinergi dalam karya demi kemajuan seni budaya adiluhung serta menyambut Babak Baru Peradaban di kota kita tercinta. Aamiin" pungkasnya.
Penulis: redaksi.











