Notification

×

Iklan

Iklan

Merdeka Setengah Tiang Oleh Kang Aceng Tea Penyair Jalanan dari Tatar Sunda

Senin, Agustus 17, 2026 | Agustus 17, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-17T14:35:54Z



Kau bilang merdeka 
Aku bilang tidak,
Terlalu kelu lidahku 
dan gagap mulutku
untuk berucap merdeka

Ketika pejabat merayakan kemerdekaan dengan anggaran negara sedangkan rakyat merayakan dengan iuran bersama

Ketika upacara kemerdekaan, 
rakyat berdiri dibawah terik matahari sedang pejabat duduk di ruang teduh dan terhidang makanan

Lidahku kelu untuk
berucap merdeka
Ketika jutaan anak bangsa 
pencari kerja antri panjang berbaris disetiap pintu perusahaan 

Mulutku gagap untuk 
bicara merdeka
Ketika rakyat merangkak 
menjerit pasrah atas harga kebutuhan kian meroket

Aku hanya diam membisu
Ketika aparat penegak hukum terlibat narkoba
Aku hanya diam membisu 
Ketika hukum dijadikan bisnis kasus peradilan 

Aku hanya bisa mengelus dada
ketika aparat penegak hukum dijadikan tameng dan alat kekuasaan 
sedang rakyat ragu kepada siapa mencari keadilan 

Aku hanya melongo
ketika negara menggenjot pajak untuk menutupi hutang dan TNI Polri dijadikan debkolektornya, mengapa militerisasi di ruang sipil?

Entah sampai kapan
aku tak berani berucap
sebab kemerdekaan kita
berbeda paham...[]

*) Majalengka, 17 Agustus 2026
×
Berita Terbaru Update