Notification

×

Iklan

Iklan

Pj Bupati Sumedang Yudia Ramli Berikan Bantuan Stimulus kepada Warga Miskin Ekstrem

Sabtu, Mei 18, 2024 | Mei 18, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-05-18T10:29:43Z

 


Media Jejakinvestigasi.id | Sumedang - PJ Bupati Sumedang Yudia Ramli mencoba melakukan intervensi kepada masyarakat dengan kategori miskin ekstrim, dengan cara memberikan bantuan stimulus kepada Yoyoh (64) tahun warga Dusun lebak Tulang Desa Nagarawangi, Kecamatan Rancakalong.


Diketahui dalam kesehariannya, berdagang keliling sayuran yang disuplai oleh tetangganya. Ia mengaku dalam sehari hanya mendapatkan Rp. 10 ribu sampai Rp. 20 ribu dari dagangan yang ia jual. Sedangkan rumahnya tergolong Rutilahu (rumah tidak layak huni).


Oleh sebab itu diungkapkan Yudia, untuk mengurangi beban hidup warga miskin ekstrem yang non produktif. Maka intervensi yang dilakukan yaitu dengan cara memberikan berbagai bantuan.


“Kita berikan jaminan sosial dengan KIS atau BPJS. Atau setiap bulan kita berikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dinas Sosial, termasuk dari Baznas juga,” kata Yudia saat berkunjung ke Desa Nagarawangi, Jumat (17/5/2024).


Selain itu sebagaimana diketahui, penanggulangan miskin ekstrem harus dilakukan dengan cara yang esktrem juga sehingga jangan biasa-biasa saja.


“Miskin ekstrem ini kalau tidak bekerja kita pekerjakan sampai penghasilannya jangan di bawah Rp.500 ribu perbulan. Rumahnya kita lakukan bedah rumah,” ujarnya.


Lebih lanjut kata Yudia, sejatinya Pemerintah Daerah memiliki ‘dua saku’ dalam penanganan miskin ekstrem ini.


Saku kiri bersumber dari APBD dan saku kanannya hasil dari kita berkolaborasi dan bersinergi baik dari CSR ataupun dari Baznas.



Belum lagi, ASN di Kabupaten Sumedang hampir semua menyalurkan zakatnya melalui Baznas sehingga turut berperan dalam penanggulangan kemiskinan.


“Baznas itu dari kita oleh kita dan untuk kita. Dia sebagai pelaku dalam pemerintahan dan dia juga yang telah bisa membantu masyarakat secara langsung,” tuturnya.


Menurutnya, hal itu adalah kolaborasi dan sinergi yang luar biasa antara masyarakat, dunia usaha dan pemerintah.



“Inilah yang dikatakan sebagai Good Local Governance Yaitu kepemerintahan lokal atau pemerintah daerah yang baik. Insya Allah Sumedang akan menuju ke arah sana,” ucapnya.


Terakhir disampaikan Yudia, harus ada  pemetaan intervensi yang dilakukan kepada warga miskin ekstrem sesuai bantuan yang diberikan agar tepat sasaran.



“Saya terjun ke lapangan ingin melihat langsung masyarakat yang miskin ekstrem untuk menentukan apa yang bisa dilakukan untuk kesejahteraan mereka,” jelas Yudia. (jim)


×
Berita Terbaru Update