Jejakinvestigasi id || Subang - Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumedang kian intens mengedukasi masyarakat untuk mempersiapkan diri secara spiritual dan sosial. Melalui kanal digital seperti TikTok dan Instagram, lembaga pengelola zakat ini aktif menyampaikan pesan pengingat bahwa Ramadhan tinggal menghitung hari.
Ajakan yang digaungkan tidak sekadar bersifat seremonial. BAZNAS mengingatkan pentingnya mengasah kesabaran, mempertebal rasa syukur, serta menata hati agar Ramadhan dijalani dengan kesadaran dan kepedulian yang utuh. Bagi BAZNAS, Ramadhan merupakan momentum strategis untuk mempertemukan ibadah personal dengan tanggung jawab sosial.
Ketua BAZNAS Sumedang, Ayi Subhan Hafas, menegaskan bahwa keberkahan Ramadhan akan terasa lebih sempurna ketika diiringi kepedulian terhadap sesama. Ia menyebut zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen nyata untuk menghadirkan dampak langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Ramadhan adalah bulan pendidikan spiritual sekaligus penguatan solidaritas sosial. Ibadah personal harus berjalan seiring dengan kepedulian sosial,” ujar Ayi.
Ia mengajak masyarakat Sumedang mempersiapkan diri dan hati, serta menyempurnakan ibadah dengan berbagi melalui lembaga yang amanah dan profesional. Dana umat yang dikelola, kata dia, diarahkan untuk mendukung program pendidikan, layanan kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi mustahik agar manfaatnya berkelanjutan.
Upaya digitalisasi yang dilakukan BAZNAS Sumedang juga menjadi strategi menjangkau generasi muda agar semakin akrab dengan gerakan zakat. Pesan yang disampaikan sederhana namun kuat: Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, melainkan juga tentang menghadirkan harapan bagi sesama.
Untuk memudahkan masyarakat menunaikan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Sumedang membuka layanan transfer melalui rekening resmi Infak BSI 099 9750 9991 serta Zakat bank bjb 0110010014831 atas nama BAZNAS Kabupaten Sumedang.
Dengan waktu yang semakin dekat menuju Ramadhan, BAZNAS Sumedang berharap partisipasi masyarakat terus meningkat. Setiap kontribusi yang ditunaikan diyakini menjadi jalan kebaikan yang tidak hanya membersihkan harta, tetapi juga menumbuhkan keberkahan yang dirasakan bersama.**
(Mulyana )












