Media Jejakinvestigasi.id |
Subang - Forum masyarakat perduli (FMP) provinsi jawa barat untuk kesekian kalinya menggelar demo ke kantor agraria Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional ATR/BPN Subang, dalam oratornya atang salah satu anggota fMP mengatakan demi tegaknya UUD 1945, perpres no 86 TH 2018 tentang reporma agraria, perpres no 51 tahun 2016 tentang batas sempadan pantai, permen ATR/ kepala BPN no 17 th 2016 tentang penataan wilayah pesisir dan pulau kecil, kepres no 37 th 2009 tentang satuan tugas pemberantasan mafia hukum, nilai nilai kemerdekaan, keadilan, kemakmuran dan kebajikan universal dinegara kesatuan Republik indonesia.
Dalam aksi demo yang digelar pada Rabu (02/10/2024), pepen adi menyampaikan beberapa point yang menjadi tuntutan fmp jabar diantaranya mendesak menteri ATR/BPN pecat oknum yang terlibat dalam praktek mafia tanah pada program tanah obyek reporma agaria(TORA) tahun 2021 didesa patimban kecamatan pusakanegara kabupaten subang yaitu mantan kepala ATR/BPN subang dan mantan kepala kanwil ATR/BPN prov jawabarat periode 2020/2021, memdesak kepada kepala.menteri ATR/BPN yang baru seminggu menjabat agar memperbaiki pelayanan yang dituding buruk hal ini saya sampaikan karena banyak masukan dari warga yang akan membuat sertipikat sampai 6 bulan bahkan lebih dari setahun lamanya ,copot oknum pegawai jika terbukti terlibat ngobyek sehingga terkesan ada uang gaspol ga ada uang melehoy,dan stop segala bentuk pungli ,pemerasan terhadap notaris.
Disampaikan asep betmen atau yang akrab disapa abah betmen ketua FMP jabar meminta kepada kepala ATR/BPN subang Hermawan agar menarik fisik sertipikat Tora 2021, membatalkan 3 sertipikat laut atas nama Emi Nathalia yang terbit sebelum program Tora 2021 dan mendesak APH mengusut tuntas kekayaan para pagawai/pejabat ATR /BPN subang yang signipikan hartanya meningkat." ungkap Asep
Masih menurut abah betmen dirinya mengklaim mengetahui satu persatu kekayaan yang dimiliki pegawai biasa sampai tingkat pejabat ,dimana rumahnya..tanah dan sawah mereka pun saya tau apa perlu saya sebutkan disini selain menyinggung harta kekayaan pejabat di BPN ,kepada kepala ATR/ BPN abah betmen menunjukan bahwa pagar depan gedung mewah yang sudah rusak .malu dong kantor mewah uang nya banyak tapi gerbang rusak apa perlu saya bantu untuk membetulkan nya.?
"Dihadapan para pendemo kepada FMP kepala ATR/BPN hermawan mengatak bahwa dirinya siap meningkatkan pelayanan menjadi yang lebih baik lagi untuk menghindari tuduhan pungli pembuatan sertipikat, hermawan menyadari bahwa dirinya baru menjabat seminggu sehingga belum permasalahan disubang namun terkait tuntutan dari bapa bapa untuk penarikan sertipikat TORA patimban tahun 2021 yang telah dibatalkan saya akan berkoordinasi dulu dengan kanwil ATR/BPN provinsi jabar dan saya ucapkan banyak terima kasih kepada FMP jabar atas inpormasi dan masukan nya kepada kami salah satunya gerbang kantor kami yang sudah rusak akan segera diperbaiki."Tukasnya
Liputan:
(Novian Maulana/Obet)

















