Jejakinvestigasi.id | Bogor– Tiga remaja yang ditembak anggota Brimob di Villa Bogor Indah, Kota Bogor, diduga merupakan kelompok begal yang hendak beraksi. Polisi mengklaim melepaskan timah panas hingga membuat mereka terluka sebagai cara mencegah ketiganya beraksi di tempat lain.
”Saya tanya anggota saya, ’Kenapa kamu kejar?’ Anggota saya jawab, ’Mohon izin jangan sampai misi mereka di lokasi itu berhasil dan mereka begal di tempat lain.’ Akhirnya dikejar (oleh) anggota kami,” jelas Komandan Resimen II Sat Pelopor Brimob Kedung Halang Kombespol Yustanto Mujiarso sebagaimana yang dilansir Radar Bogor kemarin (17/10).
Tiga remaja, yakni EI, 15; AF, 16; dan AA, 15, terkena tembakan Bharatu ES, anggota Satuan II Pelopor Brimob Kedung Halang, pada Minggu (16/10) pagi.
Wakapolresta Bogor Kota AKBP Ferdy Irawan dalam keterangan persnya menyampaikan, kejadian tersebut bermula ketika tiga remaja itu berboncengan melintas di Villa Bogor Indah. Mereka mengendarai satu motor sembari mengancam warga dengan mengacungkan celurit.
Kebetulan, Bharatu ES melintas di tempat yang sama pada waktu bersamaan. Dia hendak menuju ke tempatnya bekerja dari rumah kontrakannya. Berboncengan dengan seorang rekan sipil, dia mendapatkan peringatan dari warga sekitar mengenai ketiga remaja yang berputar-putar di sekitar Villa Bogor Indah dengan membawa celurit.
Bukannya menggubris peringatan Bharatu ES, dua di antara tiga remaja itu malah turun dari motor dan berusaha mendatanginya. Bharatu ES memperingatkan mereka dengan mengeluarkan tembakan peringatan dua kali. Kedua remaja langsung berbalik arah kembali ke motor dan melarikan diri.
”Jadi, kejar-kejaran dengan jarak sekitar 700 meter sampai 1 kilometer. Pada saat kejar-kejaran, tembakan peringatan satu kali lagi,” ungkapnya.
Namun, tembakan peringatan itu masih saja diabaikan. Bharatu ES terpaksa melakukan tembakan terarah kepada tiga remaja tersebut. Dua timah panas melesat dan menyambar ketiganya. Satu peluru melukai pemegang celurit. Satunya lagi menyasar remaja di tengah yang menembus ke depan dan melukai pinggang pengendara motor. Ketiganya kini masih dirawat di RSUD Bogor.(*)
Editor : Yudi Hidayat
Sumber : JawaPos.com











