Jejakinvestigasi.id |Majalengka, Rukun Warga atau disingkat RW merupakan lembaga pemerintah yang terdiri dari beberapa kelompok RT di suatu Desa/ Kelurahan dan dipimpin oleh satu ketua RW. Sedang RT adalah Rukun Tetangga yang menghimpun beberapa Kepala Keluarga atau KK disetiap Desa/ Kelurahan.
Selain itu, ada wewenang RW dan RT untuk menjaga keamanan lingkungan sekitarnya dan juga harus menjalankan hak, tugas dan fungsinya sebagai pengurus agar lingkungan secara keamanan dan kesejahteraan bisa tercapai.
“Namun apa yang terjadi dua oknum lembaga Desa RT dengan RW malah buat Gaduh pada Warga, seperti halnya yang terjadi di Desa Pancaksuji Kecamatan Sumberjaya Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, malah mencorengi institusinya, diduga kuat keduanya terlibat hubungan cinta terlarang alias perselingkuhan.Kamis (13/01/2022).
Perempuan bernama Dasmi (40) menjabat Sebagai ibu RT dan Sutisna (45) sebagai RW, beralamat di blok Tengah RT.02 RW.04. Desa Pancaksuji, keduanya berstatus sudah berkeluarga Dasmi ketahuan Suaminya setelah cetingan Mesra di Henphone Pribadinya dengan Sutisna (RW), pada malam Tahun baru, saat Dasmi sedang terlelap tidur.
Engkus (45) Suami dari ibu RT Dasmi Saat dikonfirmasi awak media di tempat kerjanya Engkus merasa dirinya sudah curiga, “Sudah lama pa..! Kurang lebih sudah (Dua tahun), tingkah laku istri saya dengan Sutisna kelihatan selalu sibuk, alasan yang sering ke saya rapat, yaitu bareng sama si RW Sutisna Kadang malam alasan ondangan, banyak laporan warga ke saya, kemana – mana bareng RW Sutisna, Dasmi kesehariannya tidak mau jauh dari Henphone Cellulernya bahkan sampai kekamar mandipun dibawanya.”Ungkap Engkus
Menambahkan dirinya tidak habis pikir pada Sutisna sebagai RW yang notabenya sudah sudah berkeluarga, bisanya menggoda istri saya, apalagi RW Sutisna juga sudah berkeluarga, mereka pigur dan panutan Warga
“Harusnya memberi contoh yang baik. siang itu saya langsung mendatangi rumah RW Sutisna dengan istri, untuk memperjelas duduk permasalahannya benar tidak apa yang saya lihat dan saya dengar dari warga, kami berkumpul, mereka berdua mengaku hilap dan katanya tidak akan diulang lagi. Namun apabila kemudian hari terjadi kembali saya tidak akan terima dan akan saya tuntut secara Hukum.”Ucap Engkus pada Awak Media.
Ditempat yang berbeda Saat awak Media mendatangi kediaman Sutisna (RW) , hanya bisa menemui Istrinya, menurut istrinya dirinya merasa tidak percaya dengan kelakuan suaminya itu, karena dalam keluarga dia terkenal alim dan sering beribadah, karena menurutnya identik atau umumnya orang yang mempunyai Karakter seperti itu (Pebinor), biasanya orang jauh dari agama.
“Ya awalnya masih tidak percaya sebelum pihak keluarga ibu RT datang berkumpul, setelah ada pengakuan dari keduanya ya.. Saya baru percaya dan maaf pa. Suami saya ga ada sedang ada acara ke bandung ga tahu kapan pulangnya” Pungkasnya.
Warga yang tidak mau dipublikasikan namanya menuturkan pada Awak Media menurutnya, Pemerintah Desa Kuwu tidak ada ketegasan terhadap RW, RT, dan belum lama juga kadus malah naik jabatan, ini seolah olah pembiaran terhadap bawahannya mau berbuat apa bebas tidak ada sangsi apapun malah jadi naik jabatan, Kepemimpinan, ketegasan, seorang kepala desa dipertanyakan kenapa dan ada apa????? pejabat desa Yang seharusnya melayani, mengasih contoh kepada yg baik malah meresahkan kepada warga. Gimana rakyat mau maju pejabatnya aja seperti itu. Mungkin aja nanti akan di ikuti lagi oleh yang lainnya.”Ucap Warga
“Bambang Kades Pancaksuji saat ditemui awak media di ruang kerjanya dikantor balai desa menuturkan dengan kejadian tersebut diatas dirinya memang kemarin dengar dari kadus dan rencananya akan kita kroscek sore ini, dan terkait tindakan tegas apa yang akan kita ambil, nanti kita lihat sejauh mana masalahnya, setelah keduanya nanti kita minta keterangan.”Ucap Bambang
Liputan.
(Yudi Hidayat )











