Jejakinvestigasi.id | Subang - Senin 20 maret puluhan anggota LSM gampil mendatangi kantor dinas kesehatan kabupaten subang dalam rangka aksi unjuk rasa dalam aksinya pihak LSM gampil yang diketuai oleh enjang blak menuntut kepada pihak dinas kesehatan untuk dapat transparansi terkait kasus meninggalnya ibu dan anak yang diduga ketika mau melahirkan tidak di layani oleh pihak RSUD ciereng Subang.
Hal tersebut menyebabkan meninggalnya ibu dan anak nya ketika di perjalanan mau ke RS Bandung.dengan persoalan tersebut LSM GAMPIL meminta kepada Bupati Subang.sekda subang .dan pihak DPRD Subang untuk menonaktifkan dulu orang yang terlibat dalam persoalan tersebut khususnya kadinkes dan dirut RSUD subang dengan tujuan untuk memudahkan dalam proses penyelidikan oleh pihak pihak kepolisian karena kasus ini sekarang lagi ditangani oleh pihak polres subang ya kita tunggu saja hasil penyelidikan seperti apa
"Dan kami pun menuntut kejelasan atas hak milik atas tanah di puskesmas Mandala wangi kec Sukasari dan Puskesmas Palasari kecamatan Ciater bahwasannya 2 Puskesmas tersebut belum jelas hak milik tanah nya dan masih sengketa supaya di kemudian hari tidak ada masalah dengan kepemilikan lahan nya tersebut.
LSM GAMPIL pun menyoroti terkait bantuan dari kementrian yang bersumber dari DBHCT Dana bagi hasil cukai tembakau yang di tahun 2019 oleh Dinkes dana DBHCT tersebut di belikan 13 mobil namun kendaraan nya tersebut di pinjam pakai kan ke kepala kepala desa kami meminta kepada Dinkes untuk segera mengambil kendaraan tersebut dan di pergunakan atau di berikan kepada Puskesmas yang ada di Subang saja.atau di pinjam pakaikan kebidanan bidan yang berada di pelosok Subang
Baca Juga : Tagihan PJU Terus Membengkak dikeluhkan Warga, Kepala Dinas Perhubungan Subang Berikan Penjelasanya..!
Masih menurut enjang blak dia pun berharap dalam penggunaan anggaran DBHCT tersebut di pergunakan untuk masyarakat Subang anggaran tersebut untuk ruangan tambahan atau lain lain nya..ujar Enjang black .ketika beraudensi di ruangan aulan kantor Dinkes Subang.***
Liputan:
Kepala Biro Subang
(Novian Maulana/Obet)














