Jejakinvestigasi.id | Majalengka, Korban begal pantat di Kabupaten Majalengka bernama Disha Fajar Praharini (25), ternyata seorang atlet Paralayang.
Dirinya sempat mengikuti kejuaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) sebagai kontingen Jawa Barat di Papua pada tahun 2021 lalu.
"Iya (atlet Paralayang), tahun lalu ikut PON," ujar Disha, Sabtu (12/3/2022).
Pada Jumat (11/3/2022) malam, Disha menjadi korban begal pantat yang terjadi di Jalan Raya Cigasong-Rajagaluh tepatnya di depan Markas Yonif 321.
Disha dipepet dan dipegang pantatnya oleh seorang pria yang menggunakan motor Vario dengan menggunakan jas hujan serta helm ink biru.
"Kejadian kira-kira sekitar pukul 20.30 WIB semalam, mau pulang. Saat itu, saya disalip sama pengendara motor tersebut dan tiba-tiba pegang pantat saya," ujar perempuan berusia 25 tahun itu saat dikonfirmasi, Sabtu (12/3/2022).
Mendapatkan perlakuan tak mengenakan itu, spontan ia langsung mengejar pria tersebut.
Namun, pelaku bisa meloloskan diri.
"Saya ngejar dia sampai hampir tabrakan 2 kali. Saya mengutuk pelaku agar segera tobat. Kasihan bikin trauma cewek-cewek. Takutnya yang jadi korban anak di bawah umur," ucapnya.
Aksi begal pantat perempuan terjadi di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Korbannya merupakan seorang gadis yang sedang menggunakan sepeda motor di Jalan Raya Cigasong-Rajagaluh pada Jumat (11/3/2022).
Akibat kejadian itu, ia pun mengalami sedikit trauma.
Namun, Disha belum melaporkan kejadian tersebut ke pihak yang berwajib.
"Saya belum lapor ke polisi. Harapannya segera ditangkap. Lagi dilacak juga ini semoga ketemu orangnya," jelas dia.
Sumber: Tribun Cirebon











