Jejakinvestigasi id || Majalengka – Bupati Majalengka H. Eman Suherman didampingi Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) menghadiri kegiatan Ikhtitam Kitab Mafahim Yajibu An Tushahhah dan Silaturahim Ulama yang digelar di Masjid Agung Al-Imam, Rabu (4/2/2026).
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa bahagia dan bangga dapat hadir di tengah para guru, kiai, santri, serta jamaah.
Ia menilai kitab karya Prof. Dr. Sayyid Muhammad Alawi Al-Maliki tersebut bukan sekadar bacaan, melainkan pedoman penting dalam meluruskan pemahaman keagamaan agar tetap seimbang, moderat, dan menyejukkan. Hal ini dinilai sangat relevan dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kabupaten Majalengka.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Majelis Al Kisa’ dan DKM Masjid Agung Al-Imam yang telah berkolaborasi menyelenggarakan kajian tersebut. Menurutnya, sinergi antara majelis taklim dan pengurus masjid merupakan contoh nyata bagaimana syiar Islam dapat dihidupkan secara damai dan konstruktif di tengah masyarakat.
Dalam perspektif pembangunan daerah, Bupati menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia di Majalengka tidak hanya bertumpu pada aspek ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga pada pembangunan mental dan spiritual.
Melalui pengajian, Subuh Akbar, dan majelis ilmu, diharapkan terbentuk benteng moral masyarakat yang kuat, sejalan dengan visi Majalengka Langkung Sae—yakni Majalengka yang maju lahir dan batin, kuat secara fisik sekaligus dalam kedalaman iman dan takwa.
Bupati mengajak seluruh jamaah untuk terus memperkuat ukhuwah Islamiyah, menjadikan masjid sebagai pusat peradaban ilmu, serta menyebarkan pemahaman agama yang santun dan menyejukkan. Sambutan ditutup dengan ucapan terima kasih kepada panitia dan para donatur, serta doa agar Majalengka menjadi daerah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Habib Muhammad bin Abdullah bin Muhammad Al Haddar dan Habib Yoha bin Abdullah bin Muhammad Al Haddar, tamu dari Yaman.**
(Rudiyanto)















