Notification

×

Iklan

Iklan

Pengaruhi Angka Inflasi, Pj Bupati Arahkan untuk Monitor Gerakan Tanam dan Gerakan Ternak Keluarga

Jumat, Juni 14, 2024 | Juni 14, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-06-14T12:34:16Z


Media Jejakinvestigasi.id |

Subang - Bertempat di Ruang Rapat Bupati II, Penjabat (Pj) Bupati Subang Dr. Drs. Imran, M.Si., MA.Cd menghadiri secara virtual Rapat Koordinasi Nasional Inflasi tahun 2024 dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah Award (14/6/2024).


Rapat Koordinasi Nasional Inflasi tahun 2024 tersebut dilaksanakan secara hybrid, dan dipimpin langsung oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo dan diikuti oleh para kepala daerah seluruh Indonesia.


Mengawali sambutannya, Presiden Jokowi mengucapkan terima kasih kepada Tim Pengendali Inflasi Pusat dan Tim Pengendali Inflasi Daerah yang telah berupaya semaksimal mungkin


“Yang sudah bekerja keras, yang sudah berusaha keras, untuk mengendalikan inflasi. Sehingga yang terakhir di bulan Mei lalu inflasi kita berada di 2,84%. Ini merupakan salah satu yang terbaik di dunia,” jelasnya.


Selanjutnya, Jokowi memaparkan sekaligus mengingatkan kembali pada tahun 1998, inflasi berada di angka 9,6%. Berkat kerja keras semua pihak, sekarang inflasi berada di level 2,84%


“Dan saya tahu setiap minggu oleh mendagri diabsen satu per satu inflasinya berapa dibuka secara gamblang. Berapa angkanya di provinsi ini, di kabupaten ini, di kota ini sehingga semuanya tahu,” ungkapnya


Menanggapi rakor tersebut PJ. Bupati Subang mengapresiasi team work yang terbangun dalam menghadapi inflasi


“Saya ingin menyampaikan apresiasi pada seluruh instasansi, Organisasi Perangkat Darah (OPD) yang luar biasa kita bisa menanggapi inflasi di kabupaten Subang, sampai dg bulan Juni menjadi 3,2 %”


Pj. Bupati Subang menjelaskan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat merilis tingkat mount to mount, year to date dan year on year pada 3 Juni 2024 dan Kabupaten Subang mengalami deflasi yang paling dalam sebesar -0,52 %. Sedangkan secara year to date Kabupaten Subang di angka 0,06 %.


“Saya berharap tentunya Bulan depan itu bisa turun lagi, dibawah rata rata nasional,” ungkapnya.


Kemudian, Pj. Bupati Subang mengungkapkan bahwa angka inflasi dipengaruhi dari dampak perubahan iklim termasuk El Nino sehingga menyebabkan berkurangnya curah hujan di Indonesia, sehingga diperlukan penanaman Pohon kembali.


“Saya minta, lokasi di beberapa area, khususunya di area PTPN kita tanami dengan pohon pohon yg sesuai dg lingkungan yang ada di situ.


Menyikapi tantangan musim yang mungkin akan muncul, PJ. Bupati Subang mengajak untuk turut merevitalisasi irigasi (Primer, sekunder dan tersier), jalur prit yang melintang di Pemukiman. Kemudian, Pj. Bupati Subang juga mengungkapkan sebagai upaya kuratif dari perubahan iklim yang akan dihadapi yakni mendorong terhadap pemanfaatan lahan yang ada dilingkungan.


“Tolong dimonitor Gerakan tanam dan Gerakan Ternak Keluarga karena ini juga penting,” jelasnya.(Obet)


×
Berita Terbaru Update