Jejakinvestigasi.id | Sumedang - Hujan disertai angin turun dengan deras di kecamatan ujungjaya, kabupaten Sumedang, hingga menyebabkan bencana banjir di empat desa.Minggu (11/02) 2024.
kudangwangi, merupakan salah satu desa yang ada dikecamatan ujungjaya, kabupaten sumedang, dengan terjadinya hujan lebat yang turun terus menerus pada hari minggu sekira jam 13.30 Wib. menjadi penyebab bencana banjir, karena debit air sangat besar sehingga aliran sungai cihaur meluap karena tidak dapat menampungnya.
Peristiwa bencana banjir di desa kudang wangi, terjadi pada jam 17.00.Wib pada saat itu air mulai meluap dan kemudian menggerus areal pesawahan, begitupun dengan pemukiman warga terendam oleh air banjir yang berasal dari meluapnya irigasi panani dan cinini.
Genangan air yang tingginya mencapai 60 cm meredam 108 unit rumah penduduk yang ada di dua dusun. sementara air 100 Cm. mengenangi areal pesawahan yang ada di dusun kulinyar luasnya mencapai 150 Ha.
Rumah penduduk yang terendam banjir di dataran yang lebih rendah jumlahnya mencapai 88 (Delapan puluh delapan) unit. yang tersebar di beberapa Rt yaitu:
- RT 01 RW 01 sebanyak 10 rumah
- RT 02 RW 01 sebanyak 20 rumah
- RT 03 RW 01 sebanyak 32 rumah
- RT 04 RW 01 sebanyak 26 rumah
- RT 01 RW 04 sebanyak 13 rumah
- RT 02 RW 04 sebanyak 5 rumah
- RT 03 RW 04 sebanyak 2 rumah
- RT 01 RW 06 sebanyak 2 rumah.
Maman Supriatman selaku kepala desa kudangwangi mengatakan:
"Dengan terjadinya bencana banjir ini saya sangat prihatin, namun peristiwa ini bukan yang pertama kali, kami dari pihak pemerintahan desa kudangwangi dan seluruh masyarakat selalu waspada bila musim penghujan tiba, karena bencana banjir tidak bisa di prediksi kapan akan terjadi dan datangnya pun secara tiba-tiba!" paparnya.
Dikatakan pula oleh maman supriatman:
Bencana banjir kali ini sangat besar dibanding dengan sebelumnya.selain banyak pasilitas yang rusak, banyak rumah penduduk yang terendam bahkan lahan pertanian pun hancur, entah berapa banyak jumlah kerugian yang diderita oleh masyarakat karena belum selesai didata.
"Saya berharap. semoga Pemerintahan kabupaten sumedang melalui instansi terkait dapat mengantisifasi serta mengentaskan permasalahan bencana banjir, agar tidak terjadi lagi seperti pada saat ini!" pungkasnya. ketika di temui awak media jejak investigasi di ruang kerjanya.
Pasca bencana banjir yang menerjang desa Kudangwangi, masyarakat mengharapkan agar pemerintah kabupaten sumedang melalui intansi terkait untuk segera mengeruk sungai cihaur (normalisasi) yang saat ini mengalami pedangkalan sehingga arus air di saluran tersebut akan menjadi lancar, sekaligus membuat embung sebagai pengontrol banjir di hulu sungai.
Dengan dilakukannya pengerukan sepanjang saluran sungai Cihaur mulai dari hulu sampai ke hilir serta pembuatan embung pengontrol banjir dihulu sungai besar kemungkinan akan dapat mengatasi bencana banjir sehingga masyarakat tidak lagi resah bila musim penghujan tiba.
Bencana banjir di kecamatan ujung jaya, kabupaten sumedang melanda Empat desa, selain Desa kudangwangi di antaranya yaitu Desa Ujungjaya, Sakur jaya, dan palabuan.**
Liputan:
(H.W. Darmawan)