( Pratomo qodarian ) Ketua komunitas Penikmat Kopi Hitam |
Jejakinvestigasi.id | Subang - Ramainya pemberitaan terkait direktur teknik diperusahaan PDAM TRS tirta rangga subang Nindya nazara yang sekarang nyalon anggota legislatif akhirnya dipastikan akan segera dipecat Pj bupati subang, rencana pemecatan dirtek berdasarkan surat rekomendasi dari dewan pengawas PDAM kepada PJ bupati Subang. Kamis (18/1/2024)
Ada dugaan unsur disengaja yang dilakukan oleh dirtek dan dianggap sudah melakukan kebohongan terhadap publik harusnya durektur teknik berbicara meminta maaf kepada publik melalui media dengan melakukan jumpa pers, hal tersebut mendapat kritikan keras dari ketua komunitas penikmat kopi hitam pratomo qodarian
"Menurut pratomo qodarian kejadian ditubuh PDAM sangat memalukan apalagi perbuatan memalukan itu dilakukan oleh pejabat setingkat direktur teknik dan mirisnya direktur utama dan dewas kecolongan, Nindya Nazara dari mulai gabung ke partai politik sampai dirinya mencalonkan jadi calon legislatip pastinya ada tahapan tahapan dan waktunya pasti tidak cukup satu sampai 2 bulan kan aneh seorang dirut sampai ga tau kalo ada dirteknya adalah calon anggota legislatif di DPR RI." Tuturnya
Masih menurut pram selama ini apakah dirut dengan dirtek ada komunikasi artinya mereka sering ketemu ditempat kerja atau tidak atau jangan jangan karna direktur teknik sibuk dengan pencalonan dirinya sebagai calon anggota dewan sehingga diduga jarang ngantor ke PDAM sehingga muncul dibenak pikiran saya akan meminta daptar hadir kerja direktur teknik ke Perusahaan milik daerah itu kalo memang terbukti jarang ngantor selain sudah melakukan kebohongan kepada publik ditambah lagi ada kerugian dari perusahaan PDAM karena harus membayar gajih kepada pegawai yang jarang ngantor."Ungkapnya
Pratomo berharap agar dewas secepatnya memberikan rekomendasi kepada PJ bupati subang untuk melakukan pergantian jabatan direktur teknik terlepas sistem pergantian nya mau ditunjuk langsung pj bupati atau tahapan pelantikan sampai berita ini terbit pihak direktur utama belum bisa diwawancara.**
Liputan:
Kepala Biro Subang
(Novian Maulana/Obet)










