Notification

×

Iklan

Iklan

Astaga! Pembunuhan oleh Dukun Pengganda Uang, Tewaskan Puluhan Korban

Selasa, April 04, 2023 | April 04, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-04-04T07:18:03Z

Tanda Panah Merah Mbah Slamet Pelaku Dukun Pengganda Uang (Doc Photo Lensianesia.com)

Jejakinvestigasi.id | Banjarnegara - Mbah Slamet pelaku kasus pembunuhan dukun pengganda uang Banjarnegara jumlah korban semakin bertambah. Polisi kembali menemukan 11 mayat korban di kebun milik tersangka.

Sat Reskrim Polres Banjarnegara kembali melakukan penggalian di kebun milik pelaku. Berbekal informasi yang diberikan pelaku, penggalian dilakukan di sekitar lokasi korban PO warga Sukabumi Jawa Barat.

Beberapa mayat diperkirakan sudah dikubur dalam waktu lama. Lantaran kondisi mayat tinggal tulang. Polisi hingga saat ini masih terus melakukan pendalaman perihal jumlah korban .

"Hari ini kami kembali melakukan penggalian di lokasi yang sama dengan lokasi kemarin. Di lahan milik pelaku Slamet," kata Kasat Reskrim Polres Banjarnegara AKP Bintoro Thio Pratama saat ditemui di lokasi kejadian, Senin 3 April 2023.

"Dari hasil penyelidikan dan pengembangan, untuk jumlah pastinya belum bisa kami pastikan. Namun kami kasih terus melakukan pengembangan terkait kasus ini," sambungnya.

Slamet melakukan pembunuhan terhadp PO dengan meracun dan menguburnya di jalan setapak menuju hutan. Korban dihabisi lantaran terus menanyakan hasil uang yang digandakan.

Korban kemudian memberikan minuman yang dicampur racun ikan. Lantaran pelakunkesal terhadap korban.

"Korban diberi minuman yang sudah diberi obat potas. Alasannya minuman itu untuk ritual. Kemudian setelah korban tewas, dikubur di jalan setapak menuju hutan," ucapnya.

Berawal terungkapnya kejahatan yang dilakukan Mbah Slamet. Suatu hari ada korban berinisial PO dan anaknya datang ke rumah Mbah Slamet dari Sukabumi, mereka sempat pulang ke Sukabumi dan esok harinya korban pergi sendirian ke rumah Mbah Slamet.

Dua hari kemudian korban mengirim pesan bahwa dia sedang berada di rumah pelaku. Korban juga meminta agar mencarinya bersama aparat jika dirinya sudah tidak bisa dihubungi. Esok harinya korban sudah tidak bisa di hubungi.

Sang anak lalu datang ke rumah pelaku bersama aparat, dari pengakuan Mbah Slamet dia mengubur korban di dekat rumah nya, pengungkapan ini berujung di temukan banyak kuburan di pekarangan rumah pelaku yang diduga merupakan korban kekejaman nya.***


Liputan:
Dasuki Krisna
Sumber.(Lensanesia.com)

×
Berita Terbaru Update