Jejakinvestigasi.id | Subang - Rumah singgah yang dibangun memakai anggaran pemerintah yang sekarang menjadi aset dinas sosial kab Subang diperuntukkan untuk menampung atau tempat penampungan sementara bagi warga yang terlantar kondisinya memprihatinkan kumuh dan angker terlihat disekililing bangunan tersebut ditumbuhi rumput yang menjulang tinggi serta sampah yang berserakan .Sabtu saat media jejak investigasi mendatangi rumah singgah tersebut terlihat sepi tanpa ada orang. Sabtu (14 /01/2023)
"Lokasi rumah singgah yang berada ditempat pemukiman yang padat penduduk kotor dan ditumbuhi rumput yang tinggi akan berakibat banyak nya nyamuk apalagi sekarang musim hujan takutnya akan ada ular masuk ke pemukiman warga jika dibiarkan padahal rumah singgah tersebut berdekatan dengan dinas sosial kab.Subang mana mungkin kepala dinas setiap hari melewati jalan tersebut tidak melihat kalo rumah singgah kumuh.
Baca Juga : Diduga Adanya Pelanggaran Hukum Dalam Penjualan BBM Solar Bersubsidi di SPBU 34-45415 Desa Burujul Wetan Jatiwangi
Untung saja saat ini rumah singgah tidak ada penghuninya bisa kita bayangkan apabila dengan keadaan kumuh dan tumbuh rumput seperti saat ini lalu ada warga yang menghuni apakah dinas akan bertanggung jawab jika kemudian hari terjadi hal hal yang tidak diharapkan kepada warga yang menghuni rumah singgah tersebut.
Baca Juga : Ada Apa Dengan Pengadilan Negeri Majalengka.?? Sidang Ferdy Sambo Wartawan Boleh Photo dan Video, Tapi Saat Sidang PT. Diamond Hakim Melarang
Sampai berita ini naik kepala dinas sosial kab.Subang belum bisa dimintai wawancara karena masih menjadi pertanyaan kami kepada dinas tentang biaya perawatan dan pemeliharaan rumah dinas tersebut apakah ada anggaran nya atau tidak.
Liputan :
Kepala Biro Subang
(Novian Maulana/OBET)














