Notification

×

Iklan

Iklan

Jembatan Kali Sewo Terkenal Dengan Cerita Mistis dan Budaya Puluhan Tahun Para Pemungut koin

Senin, Maret 28, 2022 | Maret 28, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-03-28T23:21:15Z

Jejakinvestigasi.id | Subang - Di daerah perbatasan subang dan indramayu ada tempat yang sangat terkenal yaitu jembatan kali sewo. 

Jembatan kali sewo terkenal dengan mistis dan para pemungut koinnya, koin yang di lempar oleh para pengguna jalan raya di jembatan kali sewo biasanya di lakukan oleh supir -supir kendaraan yang melintas di jembtan kali sewo dengan bertujuan untuk simbol buang sial di perjalanan atau sekedar menghormati kepercayaan penduduk sekitar. Senin (28/03/2022).

Menurut cerita "bahwa tradisi ini sudah cukup lama sudah puluhan tahun, bahkan waktu saya masih kecil di jembatan kali sewo ini sudah ada yang mungutin koin sen, koin peser, koin alen, waktu itu sekitar tahun 1972 silam" tukas bapak Carta kepada media, beliau adalah sebagai juru kunci lokasi tersebut.

"Mengenai mitos siluman buaya yang bernama SAEDAH dan SAENI, konon mereka adalah sodara kembar laki- laki dan perempuan. Menurut bapak carta, cerita ini memang tidak ada saksi yang benar benar mengetahui, tetapi yang sering terjadi adalah gaib yang di yakini sebagai siluman buaya SAEDAH dan SAENI itu kadang sering merasuk ke salah satu orang dari pemungut koin di jembatan ini. Dan menurut kepercayaan bebereapa orang sekitar, air kali sewo bisa menyembuhkn orang yang terkena gangguan gaib" tambah pak. Carta 

Tahun bergnti tahun jembatan kali sewo sekarang semakin rame oleh orang yang hendak memungut koin di lokasi jembatan kali sewo bahkan tidak hanya warga lokal saja tetapi banyak juga warga jauh yang sengaja ikut memungut koin di jembtan kali sewo tersebut seperti Desa Rangdu, Desa. Maja bahkan ada dari patrol dan sukra. 

menjelang ramadhan dan lebaran pemungut koin di jembatan kali sewo semakin banyak lagi  berdatangan bukan sekedar orang tua saja tetapi yang muda, bahkan anak -anak pun ada. Menurut salah satu pemungut koin di jembatan sewo mengatakan pendapatan perharinya minimal sekitar Rp. 50.000.- kalau lagi rame seperti hari minggu dan hari libur cuti bisanya mencapai Rp. 100.000.-

Tidak hanya itu saja bahkan sekarang secara rutin setiap tahunnya di adakan munjungan atau hajatan bumi di sekitar lokasi jembatan kali sewo untuk menghormati gaib yang ada di lokasi tersebut, secara kompak para pemungut koin di jembatan kali sewo menyetor iuran seikhlasnya untuk mengadakan acara tersebut, biasanya jika munjungan atau hajatan bumi di isi dengan acara pagelaran wayang kulit.

Kegiatan pemungutan koin di jembatan kali sewo sudah berlangsung sangat lama, pihak berwajib yang ada di lokasi kususnya bagian lalulintas memahami budaya yang ada di kali sewo ini, sehingga hanya di beri himbauan saja agar tidak mengganggu lalulintas setempat.  

Liputan.
(Hendra Cipta)
×
Berita Terbaru Update